![]() |
Ruas Jalan Alternatif di Tuhindao Nias Utara yang Terancam Ditutup | Foto : Haogo Zega |
Nias Utara - Ruas jalan alternatif di Tuhindao Desa Hilimbosi, Kecamatan Sitolu Ori Kabupaten Nias Utara terancam ditutup, pemilik lahan tegaskan masa pinjam pakai telah selesai. Rabu (12/02/2025).
Plang bertuliskan pemberitahuan penutupan jalan terpampang di samping ruas jalan alternatif di Tuhindao, selama ini ruas jalan tersebut merupakan akses penghubung antara Kota Gunungsitoli menuju Lotu Kabupaten Nias Utara.
Jalan alternatif ini difungsikan setelah jalan utama amblas dilanda longsor pada tahun 2021 yang kala itu tidak dapat dilalui kendaraan sampai sekarang juga masih belum diperbaiki.
"Perhatian !!!, Diberitahukan kepada pengguna jalan ini ! Bahwa sebagian jalan alternatif ini bukan jalan umum pemerintah. Maka akan ditutup beberapa minggu kedepan oleh yang punya kebun/lahan," tertulis pada plang yang terpampang di jalan alternatif di Tuhindao.
Plt Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Nias Utara, Yasozisokhi Zai mengakui telah melihat plang yang terpampang di Tuhindao Desa Hilimbosi tersebut, namun menanggapi hal itu menurutnya masih menunggu petunjuk resmi dari pemerintah daerah.
"Plang itu sudah kita lihat, tetapi kita menunggu petunjuk dari pemerintah daerah dulu, atau nanti kita melakukan rekayasa lalulintas, kendaaraan dari arah Gunungsitoli ke Lotu atau sebaliknya itu dengan melalui ruas jalan awaai ke Onodao'o kecamatan Tuhemberua," ucapnya.
Senada juga disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Nias Utara, Onahia Telaumbanua saat dikonfirmasi, namun menurutnya ruas jalan alternatif di Tuhindao tersebut telah diperpanjang masa pinjam pakainya pada tahun 2025 ini.
"Jalan alternatif di Tuhindao itu adalah pinjam pakai dan biasanya itu setiap tahun akan diperpanjang, lagian ruas jalan itu akan dimulai pembangunanya melalui BPBD yang anggaranya dari BNPB, jika ruas jalan alternatif ditutup seperti di plang itu maka rekayasa jalan mungkin bisa saja seperti yang disampaikan oleh Dinas Perhubungan," kata Onahia berharap ada dukungan dari masyarakat pada pembangunan jalan di Tuhindao Desa Hilimbosi dimaksud.
Ditempat terpisah, mengaku sebagai penerima hak atas sebagian lahan ruas alternatif di Tuhindao, Yase Hasrat Gea membenarkan plang pemberitahuan tersebut, karena akan difungsikannya dalam waktu dekat sebagai tempat usaha.
"Tentang perpanjangan pinjam pakai pada sebagian lahan ruas jalan alternatif itu belum saya ketahui pada tahun 2025 ini. Dan mungkin pinjam pakai lahan itu sudah berakhir per 31 desember 2024 yang lalu, sekarang lahan itu saya fungsikan sebagai tempat usaha, bahan material sudah mulai masuk, dalam waktu dekat ini akan saya tutup dan memulai pembangunan dilahan itu," tuturnya. (Haogo Zega).
0 Komentar